6 Mar 2012

Cinta Putus Sambung, Langgengkah?

detail berita
Cinta putus sambung (Foto: Corbis)
PUTUS sambung dalam percintaan menjadi hal wajar bagi pasangan. Anda hanya perlu menyikapinya dengan bijak sehingga komitmen hubungan yang dibangun tetap mengakar kuat. 
Meski cinta putus sambung diaminkan, namun terlalu banyak memiliki frekuensi putus sambung membuat cinta yang dibangun terancam tidak kokoh. Lantas, benarkah jenis ini justru rentan dengan kegagalan?

Saat menjalin hubungan, potensi untuk putus dan kemudian kembali lagi dengan cinta lama memang setiap orang memiliki kans untuk hal tersebut. Pilihannya, Anda dapat kembali menjalaninya atau memilih meretas hubungan baru.

Dari sekian orang yang memilih untuk menjalin hubungan cinta baru, tak sedikit pula yang memilih kembali pada cinta terdahulu. Meski kelihatannya romantis seperti cerita-cerita yang terpampang di televisi, namun sebuah studi baru yang dilansir Askmen menunjukkan bahwa hubungan putus sambung sedianya tidak pernah berakhir manis seperti film-film Disney.

Sebuah studi dari Kansas State University menemukan, bahwa pasangan yang membangun cinta dalam hubungan kritis bakal memiliki ikatan lebih lemah daripada mereka yang telah lama bersama-sama (noncyclical). Pasangan putus sambung terbukti jauh lebih impulsif setelah mereka kembali bersama lagi - terutama pada saat mengambil keputusan besar seperti menikah.

Secara keseluruhan, pasangan pada siklus kritis diketahui kurang puas satu sama lain, memiliki komunikasi yang buruk, tingkat harga diri lebih rendah, dan memiliki keraguan lebih atas kekuatan abadi dari hubungan mereka.

Tentunya beberapa pasangan putus sambung telah melalui proses yang sehat, menyadari bahwa mereka kehilangan sesuatu yang besar dan kembali bersama-sama. Tapi kenyataannya, pasangan putus sambung biasanya memiliki alasan yang baik ketika mereka memutuskan untuk putus pasca mengetahui diri sendiri pada akhirnya merasa kehilangan kenyamanan pasangan dan mendamaikan hati hanya untuk menghindari kesedihan.

Jika Anda berencana untuk kembali bersama pasangan setelah proses putus sambung, pastikan renungi keputusan tersebut dengan hati-hati dan memertimbangkannya secara masak-masak. Pasalnya, Anda tidak hanya akan kembali pada orang yang sama, akan tetapi menjalin hubungan yang sama setelah melalui introspeksi diri masing-masing. Perkara bertahan atau tidak bertahan pada nantinya, tentu Anda berdualah yang menentukannya.


0 komentar:

Posting Komentar